Saturday, December 2, 2017

Macam-Macam Tusuk Dasar, Hias Beserta Gambar dan Penjelasannya

Macam-Macam Tusuk Dasar, Hias Beserta Gambar dan Penjelasannya - Dalam mempelajari dan mempraktekkan berbagai tusuk dasar untuk memulai menjahit. Ada dua kelompok tusuk yang dapat kamu ketahui, yaitu tusuk dasar dan tusuk hias jenis tusuk tersebut dapat kamu gunakan untuk membentuk berbagai hiasan pada kain atau bahan berupa sulaman, atau renda. 

Sebelum menjahit, ada beberapa tahap awal yang harus kalian lakukan. Berikut ini beberapa tahapan awal yang harus dilakukan. 

  • Siapkan benang yang dibutuhkan dengan warna sesuai keinginan atau sesuai kain. 
  • Siapkan jarum yang akan dipergunakan. 
  • Masukkan benang yang akan digunakan ke dalam lubang jarum.
  • Ikat mati pada ujung benang. 
  • Mulailah menjahit dari ujung kiri atau kanan kain. 

Sebagai latihan awaI, sebaiknya kamu mempraktekkannya dengan tangan. Berikut ini beberapa tusuk yang perIu kamu pelajari.

A. TUSUK DASAR

1. TUSUK JELUJUR
Tusuk jelujur merupakan salah satu teknik tusuk dasar dalam menjahit, tusuk jelujur biasanya digunakan untuk menyatukan atau menyambung dua permukaan kain menjadi satu supaya tidak bergerak. Penerapan teknik tusuk ini misalnya pada lipatan ujung celana. Cara menjahit dengan teknik ini silahkan perhatikan gambar dan keterangan berikut.

gambar tusuk jelujur


Keterangan cara menjahit:
a. Buat garis atau tanda pada kain atau bahan.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum pada ujung garis dari bawah pada titik A, lalu tarik.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B dengan jarak sekitar setengah sentimeter dari titik A, lalu tarik.
d. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik C.
e. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

2. TUSUK TIKAM JEJAK
Tusuk tikam jejak merupakan salah satu teknik tusuk dasar menjahit menggunakan tangan dengan hasil terlihat seperti jahitan mesin. Teknik tusuk ini biasanya dipakai untuk menjahit pakaian robek. Perhatikan gambar dan keterangan cara menjahit tusuk tikam jejak berikut ini.

gambar tusuk tikam jejak

Keterangan cara menjahit:

a. Buat garis atau tanda pada kain atau bahan.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik B sekitar setengah sentimeter dari ujung garis yang telah dibuat. lalu tarik.
c. Tusuk jarum ke bawah atau belakang kain pada titik A.
d. Tusuk jarum ke atas atau depan kain pada titik C.
e. Tusuk jarum ke bawah atau belakang kain pada titik B.
f. Tusukjarum ke atas atau depan kain pada titik D.
g. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

3. TUSUK FESTON
Tusuk feston berfungsi untuk merekatkan dua permukaan kain supaya tidak bergerak, penerapan teknik tusuk ini biasanya dipakai pada bagian ujung atau tepi kain. Teknik tusuk ini biasanya digunakan oleh pengrajin dalam mebuat kerajinan dari kain flanel. Berikut ini gambar dan keterangan cara menjahit dengan teknik tusuk feston.

gambar tusuk feston

Keterangan cara menjahit:

a. Buat garis atau tanda di atas kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B. d. Tusuk jarum dari bawah kain kembali ke titik A.
e.  Tusuk jarum ke bawah kain pada titik C ke titik D.
f. Kaitkan atau silangkan sisa benang pada jarum di titik C.
g. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

4. TUSUK TANGKAI
Tusuk tangkai atau tusuk batang ini biasanya digunakan untuk jahitan hiasan. Cara menjahit dengan teknik tusuk ini silahkan perhatikan gambar dan keterangan di bawah ini.

gambar tusuk tangkai

Keterangan cara menjahit:

a. Buat garis atau tanda pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kiri ke kanan. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, Ialu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik A.
d. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik C ke titik B.
e. Lakukan hal yang sama sesuai garis yang digambar pada kain.

5. TUSUK FLANEL
Tusuk flanel memiliki dua fungsi, fungsi pertama biasanya digunakan untuk merekatkan dua helai kain, dan fungsi kedua adalah sebagai hiasan. Cara menjahitnya silahkan perhatikan gambar dan keterangan cara menjahit dengan tusuk flanel berikut ini.

gambar tusuk flanel

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kiri ke kanan. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik C.
d. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik D ke titik E.
e. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

6. TUSUK SILANG
Tusuk silang merupakan salah satu teknik dasar jahit yang sering dipakai sebagai jahitan pada hiasan. Cara menjahit dengan teknik ini dapat kalian praktekan seperti contoh di bawah ini.

gambar tusuk silang

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik C.
d. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik D ke titik E hingga membentuk pola silang.
e. Lakukan hal yang sama hingga selesai.
Baca juga :

B. TUSUK HIAS

1. TUSUK BIKU
Tusuk biku juga sering digunakan sebagai teknik tusuk dalam jahitan hiasan. Cara menjahit dengan tusuk biku dapat kalian praktekkan dengan memperhatikan contoh gambar dan keterangannya berikut ini.

gambar tusuk biku

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik A lagi.
d. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik B ke titik C.
e. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik D ke titik C.
f. Tusuk jarum dari bawah kain ke titik D lagi.
g. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

2. TUSUK PIPIH (BALUT) 
Tusuk pipih balut merupakan salah satu teknik tusuk hias yang sering dipakai pada jahitan hiasan. Cara menjahit dengan teknik tusuk pipih secara mudah dapat kalian praktekkan seperti gambar dan keterangan berikut ini.

gambar tusuk pipih (balut)

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A. lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B.
d. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik C ke titik D.
e. Tusuk Jarum dari bawah kain pada titik E ke titik F.
f. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

3. TUSUK PENUH
Tusuk penuh juga merupakan salah satu teknik tusuk hias yang sering dipakai pada jahitan hiasan. Cara menjahit dengan tenik tusuk ini silahkan perhatikan gambar dan keterangan berikut ini.

gambar tusuk penuh

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B. d. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik C ke titik D.
e. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik E ke titik F.
f. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

4. TUSUK RANTAI
Tusuk rantai merupakan teknik tusuk hias yang juga dipakai dalam jahitan hiasan. Cara menjahit dengan tusuk rantai silahkan perhatikan gambar dan keterangannya berikut ini.

gambar tusuk rantai

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain di samping titik A ke titik B, kaitkan sisa benang di titik B.
d. Lakukan hal yang sama hingga membentuk motif atau pola rantai.

5. TUSUK RANTAI TERBUKA
Tusuk rantai terbuka juga termasuk dalam tusuk hias yang dipakai pada jahitan hiasan. Berikut ini cara menjahit dengan teknik tusuk rantai terbuka.

gambar tusuk rantai terbuka

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik A.
d. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik A ke titik C.
e. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik D.
f. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik E ke titik D.
g. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik D ke titik F.
b. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

6. TUSUK SILANG GANDA
Tusuk silang ganda juga dipakai pada jahitan hiasan. Cara menjahitnya perhatikan gambar dan keterangannya berikut ini.

gambar tusuk silang ganda

Keterangan cara menjahit:
a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kiri ke kanan. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, Ialu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik C.
d. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik D ke titik E.
e. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik E ke titik F.
f. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik B ke titik G.
g. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik D ke titik H.
h. Lakukan hal yang sama hingga selesai.

7. TUSUK TULANG IKAN
Tusuk tulang ikan juga termasuk dalam tusuk hias yang dipakai pada jahitan hiasan. Berikut gambar dan keterangan cara menjahit dengan tusuk tulang ikan.

gambar tusuk tulang ikan

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kanan ke kiri. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang.
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik C
d. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik D ke titik E.
e. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik F ke titikG
f. Lakukan hal yang sama hingga membentuk pola tulang ikan.

8. TUSUK BINTANG DELAPAN
Tusuk bintang delapan dipakai untuk jahitan hiasan juga. Cara menjahitnya perhatikan gambar dan keterangan berikut ini.

gambar tusuk bintang delapan

Keterangan cara menjahit:

a. Buat gambar atau motif pada kain yang akan dijahit.
b. Mulailah menjahit dari kiri ke kanan. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik A, lalu tarik jarum hingga ujung benang
c. Tusuk jarum ke bawah kain pada titik B ke titik C.
d. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik D ke titik E.
e. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik F ke titik G.
f. Tusuk jarum dari bawah kain pada titik H ke titik I.
g. Lakukan hal yang sama untuk membentuk bintang delapan lainnya.

Demikian ulasan tentang "Macam-Macam Tusuk Dasar, Hias Beserta Gambar dan Penjelasannya" yang dapat kami sampaikan. Baca juga artikel berkarya seni menarik lainnya di situs SeniBudayaku.com.

Related Posts

Macam-Macam Tusuk Dasar, Hias Beserta Gambar dan Penjelasannya
4/ 5
Oleh

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Contact Me

Name

Email *

Message *