Pusat Kerajinan Khas Bali, Nama Desa dan Produk Unggulannya

Provinsi Bali adalah provinsi yang kaya dengan budaya. Salah satunya adalah berbagai seni kerajinan yang dihasilkan oleh setiap kabupaten di provinsi ini. Berikut ini pusat kerajinan khas daerah yang terdapat di beberapa daerah di Provinsi Bali.

Kota Denpasar
Kota Denpasar kaya akan kerajinan. Kerajinan-kerajinan tersebut sebagai berikut.
  1. Kerajinan patung kayu merupakan andalan ekspor dari tahun ke tahun. Kerajinan patung kayu di Kota Denpasar sebanyak 35 unit usaha dengan menyerap tenaga kerja 175 orang tersebar di tiga kecamatan di Denpasar.
  2. Kerajinan perak mempunyai desain khas dan sangat digemari oleh wisatawan asing dan merupakan komoditas unggulan ekspor. Produk kerajinan ini mengkhususkan produksinya pada barang-barang hiasan untuk suvenir maupun ekspor, seperti cincin, kalung, giwang, anting, gelang, dan barangbarang hiasan interior.
  3. Kerajinan garmen adalah kerajinan rumah tangga yang tersebar di 75 unit usaha dan menyerap tenaga kerja 100.000 orang. Produk yang paling banyak adalah pakaian wanita atau pria, sprei, bed cover, kain pantai, dan hiasan lainnya.
  4. Kerajinan batok kelapa adalah satu-satunya usaha kerajinan yang ada di Kota Denpasar yang memiliki ciri khas tersendiri karena produksi langsung dari batok kelapa ataupun melapisi produk lain sehingga tampak seperti semua dari batok kelapa. Jenis produksinya adalah cangkir, mangkok, vas bunga, guci, perabotan, dan suvenir lainnya yang semua terbuat dari bahan baku batok kelapa.
  5. Kerajinan kipas cendana berada di salah satu desa/kelurahan di Kota Denpasar yaitu di Kelurahan Sesetan. Desa ini merupakan satu-satunya desa di Bali yang mengkhususkan produksi di bidang kerajinan kipas cendana. Di Sesetan ada 15 unit usaha dengan menyerap tenaga kerja 300 orang. Jenis produksinya adalah kipas kayu cendana berukir dan kipas yang dikombinasikan dengan lukisan dengan bermacam-macam bentuk.
  6. Kerajinan anyaman telah mampu menembus pasaran mancanegara sebagai suvenir atau interior dan alat-alat rumah tangga. Produksinya adalah hiasan seperti lampu dinding, tempat tisu, tempat buah, tempat koran, dompet, tas, dan masih banyak lagi.

Kabupaten Buleleng
Sektor industri kerajinan merupakan sektor yang diprioritaskan pembangunannya. Sektor ini masih sangat potensial untuk dikembangkan mengingat didukung oleh sumber daya alam dan sumber daya manusia yang memadai.

Sektor kerajinan meliputi: 
  1. industri/kerajinan bambu, 
  2. industri/kerajinan perak, 
  3. industri/kerajinan ukiran kayu dan patung, 
  4. industri/kerajinan pelepah pisang, 
  5. industri/kerajinan lukisan wayang kaca dan wayang kulit, 
  6. industri/kerajinan sangkar burung, 
  7. industri/kerajinan pandai besi.
  8. kerajinan gabah,
  9. kerajinan genteng,
  10. kerajinan tenun, dan
  11. kerajinan batik.

Kabupaten Bangli
Sektor industri kerajinan yang terdapat di Kabupaten Bangli sebagai berikut.
  1. Kerajinan bambu merupakan komoditas unggulan. Jenis-jenis produksinya, antara lain vas bunga, kap lampu, tas, dan aneka anyaman bambu lainnya, Sampai dengan tahun 2000 jumlah unit usahanya mencapai 2.966 buah dan menyerap tenaga kerja sebanyak 4.838 orang.
  2. Kerajinan kayu merupakan produk unggulan Kabupaten Bangli. Lokasi kerajinan kayu terbesar, antara lain di Desa Tembuku, Desa Yangkapi, Kecamatan Tembuku Bangli, di Desa Abangsongan, Abangbatudinding, Desa Suter, Desa Banua, Desa Sekaan Kecamatan Kintamani Bangli, Desa Serokadan, Desa Demulih Kecamatan Susut Bangli. Jumlah unit usaha sampai dengan tahun 2000 mencapai 755 buah, dengan menyerap tenaga kerja 3.282 orang.
  3. Kerajinan keris, emas, perak, dan kuningan terletak di Kelurahan Kubu. Cempage, Kawan, Kecamatan Bangli, Desa Undisan, Desa Peninjoan, Desa Bambang Kecamatan Tembuku, Desa Apuan, Desa Tanggahan Kecamatan Susut. Jenis produksinya berupa keris, asesoris dari kuningan, dan asesoris pakaian adat Bali. Jumlah perajin sampai dengan tahun 2000 mencapai 112 buah dengan menyerap tenaga kerja 467 orang.
  4. Kerajinan bambu terletak di Kelurahan Bebalang, Desa Taman Bali, Desa Bunutin Kecamatan Bali.
Kabupaten Badung
Kabupaten Badung yang meliputi Kecamatan Petang dan Abiansemal mempunyai keunggulan pada kegiatan perkebunan. Potensi tersebut diarahkan kepada komoditas ekspor, industri kecil, dan kerajinan.


Kabupaten Klungkung
Kabupaten Klungkung memiliki produk-produk unggulan dari sektor industri kerajinan sebagai berikut.
  1. Kerajinan gong merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten Klungkung yang sentra produksinya di desa Tihingan sekitar tiga kilometer dari Kota Semarapura ke arah barat. Di Desa Tihingan terdapat 45 unit usaha kerajinan gong yang menyerap 252 orang tenaga kerja.
  2. Kerajinan kayu mulai berkembang di Desa Nyalian dalam bentuk patung. asmat, dan kota antik. Sedangkan di Desa Akah berkembang kerajinan kayu dalam bentuk patung binatang terutama burung.
  3. Sentra produksi kerajinan lukisan tradisional Kamasan terletak di Desa Kamasan, sekitar dua km dari Kota Semarapura ke arah selatan. Di Desa Kamasan tercatat 208 unit usaha dan menyerap 369 orang tenaga kerja.
  4. Kelongsong peluru merupakan salah satu kerajinan kuningan yang berkembang di Desa Rawasan. Selain itu berkembang pula kerajinan kuningan berupa bola mimpi dan peralatan upacara di Desa Budaga.

Kabupaten Jembrana
Sektor industri kerajinan yang terdapat di Kabupaten Jembrana sebagai berikut.
  1. Tenun cagcag merupakan salah satu komoditas unggulan. Produksinya berupa kain, saputan (selendang), dan destar (ikat kepala bagi kaum pria di Bali) yang tenunnya khas Kabupaten Jembrana. Sentra tenun cagcag di Kabupaten Jembrana seperti Kelurahan Sangkar Agung, Dauh Waru, Batu Agung, Dangin Tukad Daya, dengan jumlah unit usaha 1458.
  2. Kerajinan anyaman bambu terletak di Desa Tukad Daya dan Wanasari Kecamatan Malaya, Desa Yeh Sumbul Kecamatan Mendoyo, dan Desa Medewi Kecamatan Pekutatan. Jenis produksinya kap lampu, tempat buah, tas, dan bokoran. Usaha ini dapat menyerap tenaga kerja 106 orang dengan 73 unit usaha.

Kabupaten Gianyar
Kerajinan Gianyar memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri. Desainnya bervariasi dari klasik sampai modern. Ukuran bervariasi dengan tingkat kualitas dari yang sederhana sampai bernilai seni tinggi, harga terjangkau dan mudah diperoleh. Produk unggulan Kabupaten Gianyar sebagai berikut.
  1. Kerajinan kayu.
  2. Tekstil dan produk tekstil.
  3. Kerajinan perak.
  4. Lukisan aneka corak.
  5. Kerajinan bambu.
  6. Anyaman lontar.
  7. Kerajinan dari besi.

Kabupaten Tabanan
Sektor industri kerajinan yang terdapat di Kabupaten Tabanan sebagai berikut.
  1. Kerajinan keramik berkembang di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, dua belas kilometer sebelah selatan Kota Tabanan. Sebelum kerajinan keramik berkembang, industri yang dijalankan berupa pengolahan tanah liat/gerabah dengan produk yang dihasilkan seperti periok, belanga, peralatan dapur lainnya. Dengan pembinaan yang intensif, industri keciI/kerajinan keramik di Provinsi Bali berkembang cukup pesat dengan produk yang dihasilkan bempa vas bunga, tea set, dinner set, dan barang seni lainnya. Dengan penerapan manajemen mutu yang terpadu, peralatan yang memadai dan tenaga yang terampil, pemasaran produk kerajinan ini sudah menembus pasaran ekspor.
  2. Kerajinan besi logam di Kabupaten Tabanan merupakan sentra terbesar kerajinan besi di daerah Bali. Oleh karena itu, hampir seluruh produk kerajinan besi yang diekspor dari Bali dipasok oleh pengrajin besi dari Kabupaten Tabanan. Jenis produk yang dihasilkan antara lain: tempat lilin, kap lampu, kursi, meja, vas bunga, tempat foto, dan berbagai barang seni lainnya. Jumlah pengrajin besi di Kabupaten Tabanan mencapai 77 unit usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 4.500 orang.
  3. Kerajinan tenun kayu yang sangat berkembang di Kabupaten Tabanan adalah ukiran kayu tradisional, mebel kayu dan beberapa jenis produk kerajinan kayu lainnya. Pada awalnya produk kerajinan kayu merupakan produk keperluan rumah tangga dan dekorasi, tetapi dalam perkembangannya sampai saat ini telah muncul produk-produk untuk dekorasi yang dikenal dengan ”Pop Art”, seperti patung asmat, topeng, dan lain-lain. Potensi industri kerajinan kayu khususnya untuk keperluan dekorasi terdapat di Desa Apuan Kecamatan Baturiti, Desa Selanbawak Kecamatan Marga, Desa Kukuh Kecamatan Marga, Kelurahan Dajan Peken Kecamatan Tabanan, dan lain-lain.
  4. Kerajinan batok kelapa dengan produk utama berupa tempat lilin, teko, cangkir, dan sendok merupakan kerajinan yang relatif baru di Kabupaten Tabanan. Kabupaten Tabanan sebagai daerah agraris dengan hasil kelapa yang cukup banyak merupakan potensi yang sangat bagus dalam penyediaan bahan baku kerajinan batok kelapa. Para perajin dituntut untuk mampu menciptakan produk dengan memadukan potensi alam dengan keterampilan yang dimiliki oleh sumber daya manusianya. Kerajinan ini dapat ditemukan di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Desa Rejasa, Kecamatan Penebel, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, Desa Pangkungkarung, Kecamatan Kerambitan, Desa Batannyuh. Kecamatan Marga, dengan jumlah unit usaha sebanyak enam unit dan menyerap tenaga kerja sebanyak 180 orang.
  5. Industri anyaman yang berkembang antara lain anyaman bambu, anyaman pandan, dan anyaman lontar. Potensi produk anyaman pandan terdapat di Desa Bugbug, Kecamatan Tabanan, yang menyerap tenaga kerja 80 orang. Anyaman lontar terdapat di dusun Tanah Pegat, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan yang menyerap tenaga kerja sebanyak 40 orang, dengan produk utama berupa tempat sesajen untuk upacara agama.
  6. Kerajinan rajut terdapat di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Desa Batungsel Kecamatan Pupuan, Desa Sanda Kecamatan Pupuan, Desa Riang Gede Kecamatan Penebel dengan empat unit usaha dan tenaga kerja yang diserap sebanyak 1.200 orang.

Kabupaten Karangasem
Sektor industri kerajinan di Kabupaten Karangasem sebagai berikut.
  1. Kerajinan anyaman bambu banyak dipergunakan untuk keperluan sehari-hari, seperti bakul, kukusan, dan gedeg. Namun, kini berkembang menjadi konsumsi seni interior, seperti tempat buah, bokor, lampu dinding, dan tong sampah yang banyak terserap untuk kepentingan hotel dan restoran. Sentra kerajinan ini berkembang di Desa Tista, Tiing Tali, Sinduwati, Pempatan, Selat Budakeling dan Bebandem berjumlah sekitar 616 unit, menyerap 665 tenaga kerja.
  2. Seiring perkembangan pariwisata, anyaman lontar berkembang sesuai permintaan seperti tas, kotak perhiasan, dan tempat tisu. Ada sekitar 195 unit usaha dengan tenaga kerja 48 orang.
  3. Produk karya seni tenun tradisional yang terkenal ini hanya ada di Desa Tenganan Pegringsingan. Menurut mitos, warna pemerah kain ini dibuat dari darah manusia, tetapi yang ada hingga kini terbuat dari buah kemiri.
  4. Kemampuan membuat karya seni berupa patung kayu berkembang pesat di Karangasem dengan bahan baku kayu albesia. Sentra unit jenis ini tidak kurang 272 unit menyerap 1.100 tenaga kerja.
  5. Kerajinan anyaman pandan merupakan jenis anyaman ramah lingkungan memanfaatkan potensi Iokal pohon pandan. Produksi anyaman ini didesain dalam bentuk karya artistik tas, tempat tisu, map, dompet, sandal, alas gelas dengan sentral utama di Desa Tumbu Kecamatan Karangasem. Tercatat jumlah unit usaha anyaman ini 451 menyerap 480 orang.

0 Response to "Pusat Kerajinan Khas Bali, Nama Desa dan Produk Unggulannya"

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang baik dan sopan, komentar dengan link aktif akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel