Rumah Adat Maluku Lengkap Gambar dan Penjelasannya

Maluku merupakan salah satu provinsi di Indonesia bagian timur yang cukup kaya akan seni, budaya dan hasil buminya. Daerah ini merupakana penghasil lada terbesar di Indonesia, selain itu daerah ini juga tersusun atas keberagaman suku, adat, agama, dan budaya yang menambah kekayaan budaya bangsa. Salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Provinsi Maluku adalah rumah adat. Masyarakat yang mendiami wilayah Provinsi Maluku terbagi atas beberapa kelompok yang masing-masing kelompok memiliki bentuk rumah adat yang berbeda. Meskipun perbedaan bentuk rumah adat tersebut tidak begitu kontras dan masih memiliki kesamaan karakter, namun keragaman ini merupakan kekayaan budaya daerah yang harus kita lestarikan.

Rumah tempat tinggal masyarakat Maluku umumnya berbentuk rumah panggung. Pada saat ini, bentuk rumah adat sudah terdapat banyak perubahan karena adanya pengaruh dari luar. Begitu juga dengan kehidupan sosial budaya masyarakat Maluku telah banyak mengalami perubahan. Meskipun demikian budaya daerah yang masih mengandung nilai-nilai luhur yang dapat menunjang pembangunan mmaterial fisik, mental dan spiritual masih tetap dipelihara dan dilestarikan.

Rumah adat Provinsi Maluku yaitu Baileo. Baileo Nolloth termasuk salah satu dari rumah adat/ baileo tua di Pulau Saparua. Bentuk rumah adat ini masih asli meskipun sudah direnovasi pada tahun 1985. Renovasi yang dilakukan yaitu mengganti atap dan beberapa tiang yang sudah lapuk. Baileo ini didirikan pada tahun 1653, setahun setelah orang-orang Nolloth turun dari negeri lama Nolloth di gunung ke tepi pantai pada tahun 1652.

gambar-rumah-adat-maluku-baileo

Masyarakat yang mendiami wilayah Maluku Tengah terbagi ke dalam dua kelompok besar. Pata lima merupakan kelompok masyarakat yang mendiami wilayah pulau Seram. Sedangkan Pata Siwa merupakan kelompok masyarakat yang mendiami bagian daerah di Seram Barat. Untuk dapat mengetahui apakah suatu kelompok masyarakat itu tergolong kedalam kelompok pata lima ataukah pata siwa, maka perlulah diperhatikan jumlah tiang yang terdapat pada sebuah suwane/baileo pada bentuk rumah adat masyarakat tersebut. Jika pada suwane/ baileo terdapat jumlah tiang sebanyak 5 berarti masyarakat tersebut pemiliknya tergolong kedalam kelompok pata lima. Sebaliknya, jika jumlahnya tiang pada suwane/ baileo sebanyak 9 berarti pemiliknya tergolong ke dalam kelompok pata siwa. 

Baileo Nolloth termasuk dalam persekutuan masyarakat pata siwa, karena itu batu pamalenya terletak di samping kiri baileo arah ke darat atau ke gunung. Batu tungku (Batu Pengalas) berjumlah 3 buah. Jarak lantai baileo dengan tanah adalah 1,25 meter dengan luas alas sebesar 16,75 m x 6,65 m. Lantainya terbuat dari papan dan tidak dipaku. Hal ini dimaksudkan agar setiap saat hendak diangkat dapat dengan mudah dilakukan, misalnya saat makan sirih dan meludah. Bumbungan rumah ditutup dengan 9 lirang atap berukuran panjang 2,10 meter. Bangunan baileo ditopang oleh tiang kayu yang tiap sisi berjumlah sepuluh buah. Tiang-tiang itu didirikan di atas batu pengalas. 

Deretan tiang pada bagian gunung atau darat disebut tiang parenta dan pada bagian pantai atau laut disebut tiang mauweng. Tiang parenta mempunyai arti tiang dari orang-orang yang memegang pemerintahan (aparat pemerintah). Mereka adalah Raja dan 7 Kepala Soa ditambah seorang Kapitan dan seorang Raja Gunung atau Raja Pantai. 

Sebaliknya, tiang maumeng mempunyai arti tiang dari para pendamping aparat pemerintah, yaitu para mauweng. Mereka adalah pendeta-pendeta adat dan juga berfungsi sebagai tukan mawe, yaitu semacam tugas intelejen. Selain para fungsionaris pemerintahan tersebut dengan tiangnya masing-masing, tiap-tiap Soa (kampong) juga mempunyai sebuah tiang di baileo.

Demikian pembahasan tentang "Rumah Adat Maluku Lengkap Gambar dan Penjelasannya" yang dapat kami sampaikan. Baca juga artikel kebudayaan Daerah Maluku menarik lainnya di situs SeniBudayaku.com.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Rumah Adat Maluku Lengkap Gambar dan Penjelasannya"

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang baik dan sopan, komentar dengan link aktif akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel