15 Pengertian Seni Secara Lengkap Menurut Para Ahli

15 Pengertian Seni Secara Lengkap Menurut Para Ahli - Tidak ada seorangpun yang tahu pasti kapan seni mulai dikenal manusia. Namun, kalau kita mempelajari jejak peninggalan manusia masa lampau, kita dapat memperoleh gambaran, bahwa seni berkembang sejajar dengan perkembangan manusia.

Manusia selalu berusaha mengembangkan seni, baik kualitas maupun kuantitasnya. Kualitas seni sangat ditentukan oleh perkembangan masyarakat pendukungnya. Di tengah masyarakat yang berwawasan luas, akan muncul karya-karya seni yang bermutu tinggi.

Karena kompleksitas dan kedalamannya, manusia berusaha membuat batasan-batasan mengenai seni. Usaha ini dimaksudkan untuk mempermudah orang memahami dan menilai seni. Konsep-konsep yang muncul itu sangan bervariasi sesuai dengan pemahaman, penghayatan, dan pandangan seseorang terhadap seni.

Pengertian Seni Menurut Para Ahli
Istilah seni secara etimologis merupakan padanan kata dari ars (Latin), art (Inggris), atau techne (Yunani). Istilah techne kerap disamakan dengan kemahiran atau keterampilan yang tinggi dalam membuat atau menciptakan benda kebutuhan hidup sehari-hari.

Pengertian seni tersebut, setiap saat mengalami perkembangan sejalan dengan perubahan zaman dan peradaban manusia. Beberapa pengertian seni menurut para ahli dalam maupun luar negeri, antara lain sebagai berikut.

1. Ki Hajar Dewantara
Seni merupakan perbuatan manusia yang timbul dari perasaannya dan bersifat indah, sehingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia.

2. Achdiat Kartamihardja
Seni adalah kegiatan rohani manusia yang merefleksikan realitas ke dalam suatu karya. Bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam batin penerimanya.

3. Dr. Sujoko
Seni mempunyai cakupan yang cukup luas. Seni merupakan kemahiran dalam membuat dan melakukan sesuatu yang dipakai sebagai perangsang pengalaman estetik yang memuaskan. Yang dimaksud kemahiran bukan hanya sekedar membuat dan melakukan, tetapi juga harus memuaskan. Sedang memuaskan tidak harus indah, dapat juga menegangkan, mengharukan, menyedihkan, menggalakkan dan sebagainya.

4. Drs. Sudarmaji
Seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan media garis, warna, tekstur, volume, dan ruang.

5. Drs. Popo Iskandar
Seni adalah hasil ungkapan emosi seseorang yang ingin diungkapkan/ disampaikan kepada orang lain, dilakukan dengan kesengajaan dan kesadaran hidup bermasyarakat.

6. Drs. Suwaji Bastomi
Seni adalah aktifitas batin dan pengalaman estetik yang dinyatakan dalam bentuk agung yang memiliki daya membangkitkan rasa haru dan takjub. Bentuk yang agung adalah pengejawantahan pribadi kreatif yang telah masak dan matang. Sedangkan haru adalah getaran emosi yang terjadi karena ada rangsangan yang kuat dari sesuatu yang agung. Haru adalah rasa puas yang dimulai dari simpati dan empati, kemudian lebur menjadi terpesona, akhirnya memuncak menjadi haru.

7. Plato, Lessing, dan J.J. Rousseau (Naturalisme)
Seni pada hakikatnya adalah peniruan alam dengan segala segi-seginya. Teori ini beranggapan bahwa seni yang baik adalah yang mendekati bentuk alam (natural).

8. Thomas Munro (Amerika)
Seni adalah alat buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikolgis atas manusia lain yang melihatnya. Efek-efek tersebut mencakup segala tanggapan yang berwujud pengamatan, imajinasi, pengenalan, yang rasional maupun emosional.

9. Aristoteles
Seni adalah peniruan bentuk alam. Namun tidak sekedar itu, pencipta harus menyertakan idenya untuk menambah keindahan seni melebihi alam nyatanya. Teori ini didasari oleh pendapat naturalisme yang dipengaruhi oleh kesenian Yunani Kuno.

10. Poul Klee
Seni bukan sekedar refleksi hal-hal yang kasat mata, bahkan lebih jauh lagi, seni juga termasuk hal-hal yang terlihat oleh alam batin/ kejiwaan. Poul Klee lebih cenderung menganggap bahwa seni adalah hasil penuangan kehidupan batin yang mempunyai nilai estetis.

11. Herbert Read
Seni adalah ekspresi. Dalam hal ini, Herbert Read lebih mengutamakan seni dari segi aktifitas seniman daripada aktifitas fisik sampai aktifitas psikologis. Penuangan hasil pengamatan yang dihubungkan dengan perasaan inilah yang disebut seni oleh Read.

12. Chatrin Muller
Seni merupakam sesuatu yang berhubungan dengan karya cipta seseorang yang dihasilkan dari unsur rasa.

13. Brade (1956)
Seni adalah pemanfaatan budi dan akal untuk menghasilkan karya yang membahagiakan jiwa spiritual manusia.

14. Parker (1964)
Seni adalah ekspresi sebuah pengalaman yang nyata dan memiliki nilai yang berdiri sendiri yang dapat ditangkap oleh panca indera.

15. Djelantik (1999)
Seni adalah hal-hal yang diciptakan dan diwujudkan oleh manusia dan dapat memberikan rasa kesenangan, kepuasan, dengan penikmatan rasa indah.

Para ahli filsafat berpendapat bahwa pengertian seni dapat diperluas, yaitu sebagai;
  • Kemahiran melakukan atau menciptakan sesuatu untuk memuaskan pengalaman seseorang dalam menikmati keindahan.
  • Kemahiran seseorang dalam mengungkap atau mengkomunikasikan perasaannya, baik secara sosial maupun individual.
  • Kemahiran dalam menyusun, merancang, atau mempertunjukkan suatu kegiatan yang memiliki nilai-nilai keindahan yang bersifat subjektif.
  • Wujud sebuah karya/ produk dengan kemahiran yang baik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok.
  • Wujud utama hasil kebudayaan manusia atau bangsa yang bermakna dan bernilai.
Dengan demikian seni merupakan karya manusia yang diciptakan dan dilandasi oleh kemahiran untuk menciptakan keindahan. Sedangkan medium pengungkapnya amatlah bervariasi, mulai dari benda yang berwujud dua dan tiga dimensi (rupa), nada suara (musik), tulisan (sastra), gerak (tari), gerak dan suara(drama) dan lain sebagainya.

Berbicara tentang seni umumnya berkaitan dengan keindahan. Keindahan adalah nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni. Keindahan juga dapat dipahami sebagai pengalaman estetis yang diperoleh ketika seseorang mencerap objek seni atau dapat pula dipahami sebagai sebuah karya manusia yang memiliki unsur keindahan.

Tujuan Penciptaan Seni
Sepertihalnya ilmu pengetahuan pada umumnya, tujuan penciptaan karya seni amatlah banyak. Ada yang demi kepuasan pribadi, tuntutan keadaan, tujuan praktis/ ekonomis, ada juga yang demi kepentingan kesejahteraan umat manusia. Meskipun tujuan penciptaan seni amat beragam, tetapi hakikat dari proses kreasi tersebut adalah terciptanya nilai-nilai kebaruan. Dikarenakan adanya hasrat menciptakan unsur kebaruan inilah sebuah karya seni mempunyai makna untuk kehidupan yang lebih luas.

Secara umum tujuan penciptaan seni, antara lain sebagai berikut;
  • Ekspresi pribadi; Ungkapan emosional terdalam diwujudkan dalam berbagai wujud dan bentuk melalui berbagai media ungkap seni.
  • Aktualisasi diri; Upaya untuk membangun eksistensi diri pribadi melalui ungkapan estetis.
  • Eksperimentasi; Upaya percobaan, pencarian, dan pengolahan berbagai unsur seni dengan berbagai macam media untuk memperoleh orisinilitas karya pribadi.
  • Pembaharuan nilai keindahan; Upaya kreatif dalam menciptakan dan memunculkan hal-hal baru dalam berungkap seni.
  • Objek ekonomi; Penciptaan karya seni yang sejalan dengan selera masyarakat atau penikmat untuk alasan ekonomi, galeri seni, galeri lelang, aset kekayaan, maupun peningkatan popularitas.
  • Rekaman peristiwa; Proses penciptaan karya seni dengan alasan merekam suatu peristiwa tertentu yang menyentuh dan bermakna.
  • Alat komunikasi; Upaya membangun berbagai gagassan atau imajinasi seniman sehingga dapat dipahami oleh masyarakat penikmatnya.
  • Terapi kejiwaan; Pengayaan jiwa bagi seniman ataupun penikmatnya sehingga memperoleh hiburan, pelampiasan, ketenangan, maupun penyehatan rohani.
  • Perluasan wacana; Proses penciptaan/ pertunjukan/ pagelaran seni untuk meningkatkan apresiasi masyarakat sehingga mendapatkan pengalaman baru dalam mengapresiasi karya seni itu.
  • Keagamaan; Seni sebagai media penyampaian ajaran keagamaan, pendukung upacara adat keagamaan, ataupun sebagai media pemujaan kepada sang maha pencipta.
  • Politik; Seni sebagai media/ alat pendukung kampanye, dan propaganda ideologi tertentu.
Dari beragam tujuan penciptaan karya seni di atas, dapat disimpulkan bahwa seseorang menciptakan karya seni memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di zamannya sehingga memiliki arti penting bagi generasi berikutnya. Di berbagai negara, pencapaian tersebut dapat dilihat dari hadirnya karya besar di berbagai bidang seni seperti terciptanya budaya benda yang menjadi simbol kemajuan peradaban umat manusia sekarang.

Sebagai media ekspresi tidak menutup kemungkinan penciptaan seni dipakai untuk tujuan negatif, seperti penyebarluasan pornografi, penipuan, pelecehan ataupun fitnah. Demikian pula pandangan sebagian masyarakat yang mencoba meminggirkan seni dalam proses pendidikan maupun kehidupan sehari-hari seharusnya telah ditinggalkan, karena tujuan penciptaan karya seni adalah untuk meningkatkan kualitas hidup pada zamannya, dan bukan merusaknya.

Demikian ulasan tentang "15 Pengertian Seni Secara Lengkap Menurut Para Ahli". Baca juga artikel seni budaya menarik lainnya di situs SeniBudayaku.com.
Baca juga;

0 Response to "15 Pengertian Seni Secara Lengkap Menurut Para Ahli"

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang baik dan sopan, komentar dengan link aktif akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel