Skip to main content

Pengertian dan Cabang-Cabang Seni Desain

Pengertian dan Cabang-Cabang Seni Desain - Desain (design) dikatakan sebagai seni terapan, seni industri, seni pakai, atau seni guna. Namun, sejak perkembangan industrialisasi pada awal abad ke-20 istilah desain mengalami perluasan makna, yaitu sebagai aktifitas manusia yang berusaha untuk memecahkan masalah kebutuhan fisik/ jasmani. Di era modern ini segala produk baik benda pakai maupun benda estetis yang dibutuhkan manusia, umumnya merupakan karya seni desain.

Seni desain merupakan aktifitas yang berlandaskan unsur-unsur objektif dalam mengekspresikan gagasan visualnya. Unsur-unsur objektif karya desain antara lain; adanya unsur rekayasa (teknologi), estetik (gaya visual), pasar (kebutuhan masyarakat), prinsip sains (fisika), bahan (sumber daya alam), produksi (industri), budaya (gaya hidup, aturan, sikap, mentalitas), dan lingkungan (sosial). Unsur objektif yang menjadi dasar sebuah karya seni desain dapat berubah tergantung pendekatan dan jenis desainnya.
cabang-cabang desain

Cabang-cabang desain antara lain seperti di bawah ini.

1. Desain Grafis (Desain Komunikasi Visual)
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi seefektif mungkin dengan menggunakan media gambar. Dalam seni grafis teks/ tulisan juga dianggap sebagai gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang dapat dibunyikan. Desain grafis merupakan bagian dari seni rupa yang berusaha memenuhi kebutuhan praktis/ fungsional manusia dari hasil komunikasi visual dalam bentuk seni cetak seperti poster, brosur, majalah, undangan, surat kabar, logo perusahaan, kemasan, buku, bahkan cerita bergambar (komik), karikatur, dan ilustrasi.

Desain grafis terus mengalami perkembangan sejalan dengan kebutuhan masyarakat. Seperti jenis desain lainnya, desain grafis dapat merujuk pada metode merancang, proses pembuatan, dan produk yang dihasilkan (rancangan), ataupun disiplin ilmu yang dipakai (desain). Seni desain grafis mencakup keterampilan visual dan kemampuan kognitif, termasuk di dalamnya pengolahan gambar, tata letak, tipografi, ilustrasi, dan fotografi.

2. Desain Produk (Industri Design)
Desain Produk adalah cabang seni rupa terapan yang yang berupaya memecahkan permasalahan kebutuhan masyarakat akan benda pakai dan peralatan sehari-hari untuk menunjang kegiatannya. Sebagai contoh; desainer produk mendesain sepatu tidak hanya agar sepatu tersebut tampak bagus, namun juga harus nyaman dipakai dan mudah diproduksi.

Tujuan dasar dari segala upaya yang dilakukan oleh desainer produk dalam kerjanya adalah untuk membuat kehidupan manusia lebih menyenangkan, nyaman dan efisien. Sofa yang nyaman digunakan untuk keluarga, mainan yang aman digunakan untuk anak-anak, merupakan contoh hasil kreasi seorang desainer produk yang dihasilkan dengan mempelajari aktifitas manusia saat bekerja, di rumah, dan di tempat lainnya.

Dengan mempelajari bagian-bagian produk dengan cara berinteraksi langsung dengan manusia pemakainya tersebut, diharapkan dapat menghasilkan produk-produk yang aman dan nyaman baik bagi pengguna dan juga lingkungan. Pada akhirnya dari tangan seorang desainer produk lahir sebuah produk yang elegan hingga masyarakat tertarik untuk memiliki/ membelinya.

3. Desain Interior
Desain interior adalah salah satu bidang keilmuan yang didasarkan pada ilmu desain dengan tujuan memecahkan permasalahan akan kebutuhan ruangan yang nyaman dan indah dalam sebuah hunian, seperti ruangan rumah tinggal, hotel, rumah sakit, restoran, kantor, pusat hiburan, sekolah, bahkan ruang dapur, dan toilet. Banyak yang beranggapan bahwa desain interior merupakan bagian dari desain arsitektur dan menjadi bagian utuh dengan desain tata ruang secara menyeluruh. Namun, anggapan ini berubah ketika profesi desain interior berkembang menjadi ilmu perancang ruang dalam dengan pendekatan keprofesian.

Dunia desain terus berkembang sejalan dengan perkembangan kebudayaan manusia. Dalam dunia keprofesian, masyarakat mulai mengenal cabang-cabang seni desain lainnya, seperti desain multimedia. Cabang desain ini berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi komputer dan dunia pertelevisian.

4. Desain Arsitektur
Secara umum, desain arsitektur adalah suatu kegiatan yang berupaya memecahkan kebutuhan manusia akan hunian/ tempat tinggal yang nyaman dan indah. Seperti rumah tempat tinggal, perkantoran, tempat ibadah, rumah sakit, bangunan umum, bangunan industri dan lain sebagainya. Dalam dunia arsitektur, terdapat dua pendangan yang berbeda. Yakni, pandangan yang menempatkan desain arsitektur sebagai bagian dari bidang keahlian teknik (keinsinyuran) dan pandangan yang menempatkan desain arsitektur sebagai bagian dari seni.

Demikian pembahasan tentang"Pengertian dan Cabang-Cabang Seni Desain". Baca juga artikel seni menarik lainnya di situs SeniBudayaku.com.

Comments