Makanan dan Minuman Khas Aceh Lengkap Penjelasannya

Seperti halnya dengan provinsi lain, di Provinsi NAD ini terdapat beberapa minuman dan makanan tradisional. Minuman khas Provinsi NAD, antara lain itube (air tebu), kopi aceh, kopi tarik, es kopi tarik, kopi/teh telur kocok, teh/ es teh tarik, dan es timun. Adapun makanan tradisional di provinsi ini, antara lain meuseukat, bolu bhoi, keukarah, dan dodol aceh.

Meuseukat adalah makanan tradisional yang banyak ditemukan di Kota Banda Aceh. Meuseukat adalah dodol nanas khas Aceh. Makanan ini terbuat dari tepung terigu dan campuran buah nanas, paduan yang unik dengan cita rasa yang khas. Makanan ini juga biasa dijadikan seserahan/hantaran bagi mempelai yang menikah.

makanan khas aceh

Bolu bhoi merupakan kue bolu tradisional khas Provinsi NAD. Bolu ini banyak ditemukan di Kabupaten Aceh Besar. Bolu bhoi ini disebut pula bolu manis aceh atau bolu ikan. Bentuknya memang seperti ikan. Selain sebagai makanan camilan, bolu bhoi khas Aceh ini juga biasa disertakan dalam acara seserahan pernikahan adat Aceh.

Dodol Aceh merupakan makanan tradisional yang banyak ditemukan di Kota Banda Aceh. Dodol ini juga dapat dijadikan sebagai makanan camilan. Selain itu, dodol ini juga biasa dijadikan sebagai salah satu makanan untuk hantaran atau seserahan pada saat acara pernikahan adat Aceh.

Di samping itu, Provinsi NAD juga terkenal dengan masakan khasnya. Masakan itu, seperti kari kambing, timphan, gulai itik, gulai plieku, ketan durian (boh drien ngon bu leukat).

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Makanan dan Minuman Khas Aceh Lengkap Penjelasannya"

Post a Comment

Silahkan berkomentar yang baik dan sopan, komentar dengan link aktif akan kami hapus.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel